BOGOR, AKURATNEWS – Sebagai salah satu praktisi industri musik, Hendra Sinadia yang juga salah satu founder deHills Radio ini optimis jika perkembangan musik tanah air di 2024 akan semakin baik. Salah satu kunci yang ditekankannya adalah kerja sama-sama dan kolaborasi antar sesama insan musik.

“Kita perbaiki apa yang kita perlu tingkatkan, jadi kita semua bekerja bersama-sama, kolaborasi, ujar Hendra di sela-sela perayaan HUT ke-2 deHills Radio di Bogor, Minggu (27/8).

Oleh karenanya, deHills Radio mencoba selalu hadir menjadi bagian dari insan musik Indonesia guna memberi ruang bagi musisi terus berkarya. Menurut Hendra, DeHills Corporation hadir pula dalam bentuk unit bisnis sebagai pendukung tak terpisahkan, yakni deHills Corner yang merupakan ruang pentas seniman musik, lalu deHills Production yang fokus pada gelaran pencarian bakat seperti Karaoke World Championship (KWC) Tingkat Nasional untuk ikut berlaga di Tingkat Dunia.

Ada pula deHills Music Production yang fokus menyediakan panggung ekspresi seniman musik berjumpa penggemarnya melalui gelaran konser. Seperti yang belum lama digelar dengan menyatukan empat legenda musik tanah air yakni Fariz RM, Deddy Dhukun, Mus Mujiono dan Vina Panduwinata dalam satu panggung konser bertajuk ‘Semua Jadi Satu’ di lima kota besar yaitu Makassar, Medan , Surabaya, Yogyakarta dan Bandung.

Tak hanya itu. deHills Radio juga ber-reinkarnasi menjadi deHills Music Production, sebuah record labels yang memperkenalkan artis asuhan pertamanya, Shabrina Leonita, juara menyanyi tingkat dunia pada ajang Karaoke World Championship (AWC) 2021 di Finlandia lewat rilisan single ‘Pada Mu Kubersujud’ karya cipta Bebi Romeo dan Kawendra yang sempat dipopulerkan Afgan. Lewat sentuhan komposer dan arranger Denny Chasmala, ‘Pada Mu Kubersujud’ hadir dengan warna musik yang lebih kekinian.

“Peralihan sistem televisi dari analog ke digital melahirkan tatanan baru dalam dunia penyiaran. Salah satunya, memberikan peluang bagi kreator konten lokal untuk berkarya sehingga konten TV semakin beragam. Tidak tertutup kemungkinan, muncul bayi baru bernama deHills TV. Tentunya, kualitas konten dalam setiap tayangannya terjaga, sehingga apa yang tersajikan benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat,” ucap Hendra lagi.

Perayaan HUT ke-2 deHills Radio juga diisi dengan talkshow yang mengangkat tema ‘Indonesia Maju dari Perspektif Pemusik” dengan narasumber Candra Darusman (musisi), Prof. Agus Sardjono (akademisi), Tito Sumarsono (musisi) dan Marselia Lesar (penyanyi).

Celebration The 2nd Anniversary of deHills Radio pun ditutup dengan penuh kehangatan serta keakraban lewat suguhan pertunjukan musik yang diisi Tito Sumarsono, Marselia Lesar, Emil S. Praja, Candra Darusman, Mus Mujiono dengan iringan deHills Band.

Untuk diketahui, deHills Radio sendiri diinisiasi Lexi M. Budiman yang juga pemilik vila Deheng Hills bersama dua konco lawasnya saat ngeband di kampus yaitu Hendra Sinadia dan Romi M. Cahyadi.

Dari kaki gunung Salak, Bogor, ketiganya mendirikan deHills Radio, sebuah radio streaming Indonesia yang memutarkan pilihan musik dan lagu-lagu hits 80s, 90s-2000s yang diharapkan menjadi alternatif hiburan yang dapat dinikmati dalam kegiatan dimana dan kapan pun 24 jam nonstop yang dapat didengarkan lewat aplikasi yang bisa diunduh di Google Playstore dan Appstore. (NVR)

By Editor1