JAKARTA, AKURATNEWS.co – Suasana hangat dan penuh haru namun menyiratkan kebahagian menyelimuti Gedung Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI di Jakarta, Selasa (8/7).

Di tengah hiruk pikuk kota, seberkas cahaya harapan terpancar dari senyum anak-anak yatim yang hadir dalam ‘Lebaran Yatim BAZNAS 2025: Tebarkan Kebaikan, Tumbuhkan Keceriaan’.

Tahun ini, BAZNAS mencatat tonggak penting: penyaluran bantuan pada 51.108 anak yatim yang dilakukan serentak BAZNAS se-Indonesia.

Tidak hanya digelar secara luring di Jakarta, kegiatan ini juga tersambung secara daring ke berbagai wilayah melalui partisipasi BAZNAS tingkat provinsi, kabupaten, dan kota.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., membuka acara dengan menyampaikan pesan yang menyentuh. Ia meneladani sikap Rasulullah SAW yang dikenal sangat peduli terhadap anak yatim.

“Ada hadist Rasulullah yang menekankan kepedulian kepada anak yatim. Oleh karenanya, anak-anak yatim adalah amanah yang harus terus kita jaga dan perhatikan. Saat ini, jumlah anak yatim di Indonesia mencapai 4,2 juta jiwa. Ini bukan hanya angka, tapi suara-suara yang membutuhkan uluran tangan dan kasih sayang kita semua,” ujar Noor Achmad.

Ia pun menceritakan pengalaman emosionalnya saat berkunjung ke pengungsian Palestina.

“Banyak anak-anak yatim yang kehilangan anggota tubuh, kehilangan penglihatan karena bom. Penderitaan mereka mengajarkan kita bahwa kemanusiaan tak punya batas negara. Karena itu, menyantuni anak yatim di negeri ini juga bagian dari perjuangan kemanusiaan,” imbuhnya.

Dalam program Lebaran Yatim 2025 ini, bantuan yang diberikan bukan hanya dalam bentuk uang saku, tetapi juga perlengkapan sekolah: seragam, tas, sepatu, dan alat tulis. Semua disiapkan agar anak-anak tidak hanya merasa diperhatikan hari ini, tetapi juga dimotivasi untuk mengejar cita-cita di masa depan.

Pimpinan BAZNAS Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA menyampaikan bahwa kegiatan ini tak akan terwujud tanpa kolaborasi berbagai pihak. Ia secara khusus mengapresiasi kontribusi dari sektor swasta.

“Sebanyak 2.800 anak yatim penerima bantuan adalah hasil kerja sama BAZNAS dengan Alfamart dan Alfamidi, yang menyumbang peralatan sekolah. Ini adalah gerakan gotong royong untuk masa depan anak-anak negeri. Insya Allah, kami akan terus bersama mereka,” ucap Saidah.

Acara ini juga menjadi momen penguatan sinergi antara BAZNAS dan pemerintah, khususnya Kementerian Agama (Kemenag)

Hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag RI, Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag., serta Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa), Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur.

Keduanya menyampaikan pentingnya memperkuat tata kelola zakat nasional untuk kebermanfaatan masyarakat luas, termasuk anak-anak yatim.

Dukungan dari sektor swasta pun terlihat melalui kehadiran General Manager Corporate Communication PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart), Rani Wijaya, yang menyatakan komitmennya untuk terus menjalin kerja sama dengan BAZNAS.

Tak hanya sekadar memberi bantuan, BAZNAS menaruh harapan besar kepada para anak yatim.

Noor Achmad menutup sambutannya dengan doa dan motivasi.

“Anak yatim juga bisa dan berhak jadi Presiden. Sudah ada contohnya, Gus Dur. Insya Allah anak-anak yang disantuni hari ini juga akan tumbuh menjadi pemimpin, ahli Al-Qur’an, ahli ilmu, dan insan yang sehat lahir batin. Semoga kelak mereka menjadi pemimpin masa depan yang adil dan amanah,” ucap Noor Achmad.

Acara ‘Lebaran Yatim BAZNAS 2025’ turut dihadiri tokoh BAZNAS seperti Prof. Ir. Muhamad Nadratuzzaman Hosen, Prof. (HC). Dr. Zainulbahar Noor, Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani, Achmad Sudrajat, Lc. MA., H. Subhan Cholid, Lc., MA., dan M. Arifin Purwakananta.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS sekali lagi membuktikan perannya sebagai lembaga yang tak hanya mengelola zakat, tetapi juga menyalurkannya dengan nilai-nilai kemanusiaan yang dalam.

Di balik angka 51.108, ada ribuan senyum dan harapan yang kembali menyala. Sebuah lebaran yang benar-benar penuh makna bagi anak-anak yatim Indonesia. (NVR)

By editor2