JAKARTA, AKURATNEWS.co – Klub Catalan Barcelona berhasil meraih juara Copa del Ray usai mengalahkan Real Madrid 3-2 pada babak tambahan yang digelar Minggu (27/4/2025) dinihari.

Pedri Gonzalez mencetak gol dari jarak jauh untuk membawa Barcelona unggul pada menit ke-28 di Stadion La Cartuja, Sevilla, Spanyol.

Kylian Mbappe masuk dari bangku cadangan pada babak pertama dan mencetak gol dengan tendangan bebas untuk Real Madrid pada menit ke-70. Gelandang Aurélien Tchouameni membawa Madrid unggul dengan sundulannya pada menit ke-77.

Torres membawa Barcelona bangkit saat Yamal melepaskan umpan panjang ke belakang pertahanan, menaklukkan Courtois.

Namun, Ferran Torres menyamakan kedudukan pada menit ke-84 dan memaksa perpanjangan waktu.

Dengan beberapa pemain yang kelelahan pada waktu tambahan final Copa del Rey, pertandingan tampaknya akan berakhir dengan adu penalti. Namun, saat itulah Kounde menjadi pahlawan bagi klub Catalan tersebut.

Jules Kounde melepaskan tembakan ke sudut rendah gawang yang dijaga Thibaut Courtois untuk mencetak gol kemenangan pada menit ke-116. Barcelona pun menjadi juara Copa del Rey.

Raphinha mengira ia akan mendapat penalti pada menit terakhir injury time setelah berkontak dengan Raúl Asencio. Namun, wasit membatalkan keputusan awalnya setelah melihat rekaman video.

Kiper Wojciech Szczesny bermain menawan dengan melakukan tiga penyelamatan untuk menggagalkan usaha Vinícius Júnior dan Mbappé.

Pada akhir pertandingan final Copa del Rey tersebut, tepatnya pada menit ke-120+3 dan 120+3, Antonio Rudiger dan Lucas Vazquez, mendapat kartu merah. Wasit juga memberikan kartu yang sama untuk Jude Bellingham.

Barcelona akan membawa momentum ini ke pertandingan semifinal Liga Champions melawan Inter Milan pada Rabu (30/4/2025).

Tim Hansi Flick tersebut unggul empat poin pada Liga Spanyol atas Madrid. Barca mengalahkan Madrid pada tiga laga El Clasico musim ini. Mereka mengalahkan Madrid 5-2 di final Piala Super Spanyol Januari lalu. Sebelumnya, mereka menang 4-0 di Madrid, Oktober 2024.

“Ini adalah pertandingan yang sangat menuntut fisik, tetapi kami menunjukkan bahwa kami adalah tim hebat yang tidak pernah menyerah,” kata Torres yang menggantikan Robert Lewandowski yang cedera.

Kekalahan dari rival beratnya itu menjadi pukulan telak bagi Madrid setelah disingkirkan Arsenal pada perempat final Liga Champions. Ini bisa jadi penentu gelar terakhirnya di bawah asuhan Carlo Ancelotti. Pelatih asal Italia itu akan memutuskan masa depannya musim panas ini di tengah spekulasi ia akan mengambil alih timnas Brasil.

Raja Felipe VI memberikan trofi Copa del Rey kepada Barcelona, setelah raja itu terbang kembali ke Spanyol setelah menghadiri pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan. Barcelona menjuarai Copa del Rey untuk yang ke-32 kalinya.

Selain Copa del Ray, Barcelona masih berpeluang menggapai dua gelar lagi, yaitu Liga Spanyol dan Liga Champions Eropa./Ib

By Editor1