BERLIN, AKURATNEWS.co – Lewat laga yang berlangsung seru, Spanyol mencetak sejarah baru menjadi juara EURO 2024. Tim berjuluk La Furia Roja ini pun resmi jadi pemilik rekor gelar Piala Eropa terbanyak sepanjang masa usai sukses mengalahkan Inggris 2-1 di final yang berlangsung di Olympiastadion, Senin (15/7).
Setelah bermain imbang di babak pertama, Spanyol unggul lebih dulu melalui gol Nico Williams di awal babak kedua. Umpan Yamine Lamal disambut sepakan mendatar Williams ke pojok kanan.
Namun skuad asuhan Gareth Southgate ini tak tinggal diam dan mampu menyamakan skor di menit ke-73. Tembakan keras mendatar Cole Palmer ke pojok kiri tak mampu dibendung Unai Simon. Namun, Spanyol kembali unggul lewat sontekan Mikel Oyarzabal di depan gawang memanfaatkan umpan Marc Cucurella di menit ke-86.
The Three Lions nyaris memperpanjang napas mereka lewat peluang emas yang dimiliki Declan Rice dan Marc Guehi. Sayang heading gelandang Arsenal itu masih bisa diblok Unai Simon sedangkan sundulan Guehi bisa dihalau Dani Olmo yang berdiri tepat di garis gawang. Olmo berada di posisi yang tepat untuk melakukan penyelamatan gemilang. Sundulan Marc Guehi berhasil diblok dengan kepala Olmo.
Hingga babak kedua berakhir, Spanyol berhasil mempertahankan keunggulan dan membuat Spanyol jadi negara pertama yang merebut empat gelar juara Piala Eropa. Mereka pun jadi pemilik rekor gelar terbanyak, meninggalkan Jerman yang mengemas tiga trofi.
Sedangkan bagi Inggris, hasil ini memperpanjang rekor mereka yang tak pernah berhasil di akhir kejuaraan bergengsi. Memang, Three Lions di era Southgate sering masuk ke babak akhir turnamen besar. Setelah finis di peringkat tiga pada Piala Dunia 2018, Inggris bisa menembus final Euro dua kali beruntun, tepatnya pada Euro 2020 yang berlangsung di 2021 dan Euro 2024.
Sayangnya, pencapaian fantastis tersebut tidak berakhir dengan sempurna. Inggris justru menjelma jadi tim yang paling bersedih hati karena gagal di langkah terakhir untuk mengangkat trofi. Di EURO 2024, Inggris harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor tipis 1-2. Inggris sempat menyamakan kedudukan lewat Cole Palmer usai tertinggal lewat gol Nico Williams. Namun gol dari Mikel Oyarzabal di menit ke-86 memastikan Inggris harus gigit jari di akhir pertandingan.
Tiga tahun lalu, Inggris juga harus menelan kesedihan saat final digelar di Wembley. Inggris kalah dramatis lewat adu penalti saat menghadapi Italia.
Dua kekalahan di final Euro itu sendiri membuat Inggris masih harus menunda mimpi mereka merebut gelar juara Piala Eropa. Sejauh ini, Inggris belum pernah memenangkan trofi Piala Eropa.
Setelah dua kali kalah di final EURO, kesempatan Inggris untuk meraih trofi berikutnya ada di Piala Dunia 2026. Inggris sempat jadi juara Piala Dunia pada 1966, satu-satunya momen mereka meraih prestasi di kejuaraan besar. (NVR)
