JAKARTA, AKURATNEWS.co – Venezuela diguncang dua gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 dan 7,5 yang mengakibatkan sedikitnya 32 orang meninggal dunia dan sekitar 700 lainnya mengalami luka-luka.
Angka tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas Presiden Venezuela, Delcy RodrÃguez, saat pemerintah terus melakukan penanganan darurat di wilayah terdampak.
Tim penyelamat masih bekerja di berbagai lokasi, terutama di ibu kota Caracas, untuk mencari kemungkinan para korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan. Sejumlah laporan menyebutkan terdengar suara warga yang meminta pertolongan dari area yang terdampak paling parah.
Dampak gempa juga menyebabkan gangguan pada infrastruktur publik. Sejumlah bangunan dilaporkan mengalami pemadaman listrik, sementara layanan metro di Caracas dihentikan sepenuhnya untuk alasan keselamatan.
Sebelumnya, dua gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang wilayah barat Caracas. Getaran kuat tidak hanya dirasakan di Venezuela, tetapi juga hingga Bogota, Kolombia.
Gempa terjadi saat Venezuela tengah menjalani hari libur nasional. Banyak warga berada di rumah ketika guncangan pertama terjadi pada pukul 18.04 waktu setempat. Gempa berkekuatan magnitudo 7,1 terjadi pada Rabu (24/6/2026) pukul 15.04 waktu setempat atau Kamis (25/6/2026) pukul 02.04 WIB. Â Episentrum gempa berada sekitar 28 kilometer di sebelah barat Moron, wilayah pesisir Venezuela, dengan kedalaman antara 10 hingga 13 kilometer.
Sebelumnya Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) sempat memperkirakan potensi dampak gempa yang sangat besar. Lembaga tersebut memperhitungkan peluang 44% jumlah korban jiwa dapat melebihi 10.000 orang, serta peluang 30% korban luka mencapai lebih dari 100.000 orang./Ib.
