JOC Jadi Elemen Penting TNI dan US Army di Latgabma Super Garuda Shield 2026

0
JOC Jadi Elemen Penting TNI dan US Army di Latgabma Super Garuda Shield 2026

BATURAJA, AKURATNEWS.co – Joint Operations Center (JOC) menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield 2026 di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Baturaja, Sumatera Selatan.

Dari pihak Indonesia, JOC dipimpin oleh Kolonel Inf Slamet, S.Sos., M.Han., Wakil Asisten Personel Kaskostrad (Waaspers Kaskostrad) selaku Chief of JOC Indonesia, yang bekerja sama dengan Brigadier General Ed Matthaidess III, 4th Infantry Division, U.S. Army, selaku Army Forces Commander Super Garuda Shield 2026.

Bersama personel JOC Indonesia dan Amerika Serikat, keduanya membangun koordinasi yang erat dalam memantau, menyinkronkan dan mengendalikan berbagai kegiatan latihan yang berlangsung di wilayah Puslatpur Baturaja.

Dalam latihan berskala besar dan melibatkan berbagai satuan serta negara mitra seperti Super Garuda Shield, JOC berfungsi sebagai pusat koordinasi, sinkronisasi, pengendalian dan pertukaran informasi. Berbagai perkembangan kegiatan di lapangan dihimpun melalui JOC untuk membangun kesamaan pemahaman situasi atau shared situational awareness bagi seluruh unsur yang terlibat.

Setiap hari, JOC melaksanakan briefing dan koordinasi untuk mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan, memonitor kegiatan yang sedang berjalan, serta memastikan kesiapan kegiatan berikutnya. Berbagai persoalan maupun potensi kendala yang berkaitan dengan operasi, logistik, komunikasi, penerbangan, kesehatan, pengamanan dan keselamatan latihan turut dikoordinasikan melalui JOC.

Dengan mekanisme tersebut, setiap perkembangan maupun kendala di lapangan dapat diketahui lebih awal sehingga langkah koordinasi dan mitigasi dapat segera dilakukan. Apabila terdapat persoalan yang memerlukan keputusan pada tingkat yang lebih tinggi, JOC juga berperan menyampaikan informasi secara cepat dan akurat kepada unsur pimpinan.

JOC merupakan nerve center dari pelaksanaan latihan. Kami harus mengetahui apa yang telah terjadi, apa yang sedang berlangsung, dan apa yang akan dilaksanakan berikutnya. Dengan demikian, setiap potensi kendala dapat diantisipasi sedini mungkin dan seluruh kegiatan dapat berjalan aman, sinkron serta sesuai rencana,” ujar Kolonel Inf Slamet.
.
Menurutnya, salah satu perhatian utama JOC adalah memastikan bahwa faktor keamanan dan keselamatan menjadi prioritas dalam setiap kegiatan latihan. Hal tersebut mencakup kesiapan dukungan kesehatan, pengamanan, komunikasi, penerbangan, pergerakan personel dan materiil, serta mitigasi berbagai risiko yang dapat memengaruhi jalannya latihan.
.
Kerja sama di dalam JOC sekaligus menjadi implementasi nyata dari interoperabilitas yang menjadi salah satu sasaran utama Super Garuda Shield. Interoperabilitas tidak hanya dibangun melalui kegiatan taktis di lapangan, tetapi juga melalui kemampuan staf dari berbagai negara untuk bekerja bersama dalam sistem command and control, berbagi informasi, menyinkronkan kegiatan dan menyelesaikan berbagai persoalan secara terkoordinasi.
.
Kolaborasi antara Kolonel Inf Slamet, S.Sos., M.Han. dan Brig. Gen. Ed Matthaidess III, bersama seluruh personel JOC, menunjukkan bagaimana kerja sama profesional dapat dibangun mulai dari tingkat perencanaan, koordinasi hingga pengendalian kegiatan di lapangan.
.
Melalui JOC, seluruh unsur latihan diharapkan memiliki pemahaman situasi yang sama sehingga dapat bergerak dan bekerja dalam satu kesatuan tujuan. Keberadaan JOC pada akhirnya bukan hanya menjadi pusat pengendalian latihan, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan staf, memperkuat interoperabilitas, membangun kepercayaan serta mempererat hubungan profesional antara TNI dan Angkatan Bersenjata Amerika Serikat serta negara-negara sahabat peserta Super Garuda Shield 2026./Ib.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *