JAKARTA, AKURATNEWS – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyelenggarakan seminar online yakni Ngobrol Bareng Legislator dengan mengusung tema: “Mengenal Investasi di Dunia Digital”. Seminar diselenggarakan pada hari Kamis, 06 April 2023 melalui platform zoom meeting.
Dalam seminar Ngobrol Bareng Legislator ini, terdapat empat narasumber yang berkompeten pada bidangnya, yaitu H. Bachrudin Nasori yang saat ini menjabat sebagai Anggota Komisi I DPR RI. Narasumber kedua yakni Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc menjabat sebagai Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI serta mengundang H. Sabilillah Ardie, B.Sc yang merupakan Wakil Bupati Tegal serta Prof. D. Ir. Samsul Rizal, M. Eng., IPU selaku Guru besar Fakultas Teknik – Universitas Syiah Kuala.
Seminar Literasi Digital ini merupakan inisiasi yang di dukung oleh Kementerian Kominfo terhadap Program Ngobrol Bareng Legislator yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, dengan memiliki beberapa tujuan, diantaranya yakni untuk mendorong masyarakat agar mengoptimalkan pemanfaatan internet sebagai sarana edukasi dan bisnis, memberdayakan masyarakat agar dapat memilah dan memilih informasi yang dibutuhkan dan bermanfaat.
Baca artikel lainnya: Kenalkan Tren Baru Bali, Kemenparekraf Jalin Kerjasama dengan Air New Zealand
Selain itu juga untuk memberikan informasi yang lengkap kepada masyarakat terkait pembangunan Infrastruktur TIK yang dilakukan oleh Pemerintah khususnya oleh Ditjen APTIKA, serta mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dua arah antara masyarakat dengan masyarakat maupun dengan pihak lainnya. Seminar ini terdiri dari beberapa sesi, yaitu sesi pembukaan, pemaparan materi, sesi tanya jawab, dan sesi penutup.
Sesi pemaparan diawali oleh pengantar serta pembukaan yang disampaikan oleh H. Bachrudin Nasori. Dalam paparannya beliau menyampaikan bahwa;
“Era digital memudahkan kita dalam melakukan banyak hal, salah satunya dalam hal investasi. Investasi Digital adalah kegiatan penanaman modal untuk mendapatkan keuntungan di masa depan yang dilakukan melalui platformonline. Adapun jenis-jenis investasi digital yaitu seperti investasi emas, reksa dana, P2P lending, investasi saham, dan obligasi ritel. Maka dari itu ada beberapa tips aman dalam berinvestasi digital yaitu dengan cara memilih aplikasi yang legal dan dipantau langsung oleh OJK, jangan berikan data-data penting (KTP, password, OTP, dll) kepada orang lain, ganti PIN dan kata sandi secara berkala, Gunakan jaringan seluler yang aman dan jangan menggunakan WiFi publik karena rentan diretas,” papar Bachrudin Nasori, di Jakarta, kamis 6 April 2023.
Baca artikel lainnya: Dewi Perssik Akui Tidak Tahu Telah Promosikan Judi Online
Paparan kedua berupa sambutan oleh Bapak Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan bahwa,
“Sebagaimana yang telah diketahui bersama, dampak pandemi dan pesatnya teknologi telah mengubah cara kita beraktivitas dan bekerja. Kehadiran teknologi sebagai bagian dari kehidupan masyarakat inilah yang semakin mempertegaskan kita sedang menghadapi era disubsi teknologi. Untuk mengahadapi hal tersebut, kita semua harus mempercepat kerjasama kita dalam mewujudkan agenda trasnformasi digital Indonesia. Bersama-sama wujudkan cita-cita bangsa Indonesia dengan menjadikan masyarakat madani berbasis teknologi. Kemampuan yang kita miliki serta keunggulan yang terus dijaga akan membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang hebat dan besar, serta menjadi unggul dalam segi sumber daya manusia,” papar Semuel.
Pemaparan yang ketiga disampaikan oleh H. Sabilillah Ardie, B.Sc s. Dalam paparannya beliau menyampaikan bahwa;
“Pengguna internet di indonesia yaitu 210 juta pengguna internet, dimana untuk wilayah tegal memiliki generasi Millenial dan generasi Z, pada 2 generasi tersebut mempunyai kesempatan untuk berinovasi dan paham akan teknologi. Investasi merupakan salah aktivitas penanaman uang atau modal (aset berharga) untuk tujuan memperoleh keuntungan. Dengan cara berinvestasi kita dapat membantu memperbanyak uang dan mendukung perekonomian. Salah satunya yaitu berinvetasi di perusahaan yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan pekerjaan, mendorong inovasi dan pengembangan di berbagai industri dan membina pasar keuangan yang stabil dan sejahtera di indonesia. Maka dengan cara berinvestasi dapat memebina pasar keuangan yang stabil dan sejahtera di indonesia,” papar Sabilillah.
Baca artikel lainnya: Terima Dubes UEA Jokowi Ucapkan Selamat Kepada Sheikh Khalid bin Mohammed bin Zayed Al Nahyan
Pemaparan terakhir, disampaikan oleh Prof. D. Ir. Samsul Rizal, M. Eng., IPU. Dalam paparannya beliau menyampaikan bahwa;
“Investasi digital merupakan aktivitas penanaman modal yang dilakukan demi memperoleh keuntungan melalui sebuah platfrom online atau digital. Adapun kelebihan dan kekurangan dalam berinvestasi digital yaitu hemat waktu dan biaya, sangat cocok bagi millenial, dan kekurungannya yaitu rentan menjadi target penipuan karena tanpa di dampingi profesional, harus berhati-hati dengan aplikasi bodong. Maka dari itu literasi keuangan sangat diperlukan, karena diluar sana masih banyak oknum yang tidak bertanggung jawab dengan meraup keuntungan melalui skema inveastasi bodong, robot, trading dan lain-lain,” papar Samsul Rizal./Ib
