JAKARTA, AKURATNEWS.co – Yamaha melakukan ekspansi dengan memasarkan motor XSR155 ke pasar Amerika Serikat untuk model 2027. Motor bergaya retro tersebut akan menjadi anggota baru jajaran Sport Heritage Yamaha dan diperkirakan menggantikan V-Star 250 sebagai model entry-level khusus jalan raya.

Kehadiran Yamaha XSR155 di AS terungkap melalui data pengurai nomor identifikasi kendaraan atau vehicle identification number (VIN) untuk model 2027 yang diajukan Yamaha Motor Corp. USA kepada National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA).

Dalam data tersebut, XSR155 tercantum bersama sejumlah model Yamaha yang diproduksi di pabrik perusahaan di Jakarta, Indonesia, untuk pasar Amerika Serikat. Model tersebut antara lain R3, MT-03, XMAX, dan WR125R.

Di sisi lain, V-Star 250 tidak tercantum dalam data model 2027 tersebut. Kondisi ini mengindikasikan XSR155 akan menggantikan V-Star 250 sebagai sepeda motor entry-level Yamaha yang ditujukan untuk penggunaan di jalan raya.

XSR155 sebelumnya telah dipasarkan di sejumlah negara, termasuk India, Filipina, dan Indonesia. Desainnya mengambil sejumlah elemen dari XSR700 dan XSR900, tetapi tetap mempertahankan detail bergaya klasik.

Motor ini menggunakan tangki bahan bakar berkapasitas 2,6 galon dengan bentuk klasik dan lekukan pada area lutut. Di belakang tangki terdapat jok bergaya tuck-and-roll dengan bagian penumpang yang sedikit lebih tinggi.

Bagian depan menggunakan lampu utama LED berbentuk bulat yang dipadukan dengan lampu belakang LED berbentuk serupa.

Yamaha XSR155 dibekali mesin satu silinder 155 cc SOHC empat katup berpendingin cairan dengan teknologi variable valve actuation. Untuk pasar Indonesia, Yamaha mengklaim tenaga maksimum 19 hp pada 10.000 rpm dan torsi 10,8 lb-ft pada 8.500 rpm.

Sementara itu, spesifikasi untuk pasar India mencatat tenaga 18 hp pada 10.000 rpm dan torsi 10,4 lb-ft pada 7.500 rpm. Data VIN untuk model Amerika Serikat saat ini mencantumkan tenaga maksimum 17,2 hp.

Bobot XSR155 tercatat 302 pon atau sekitar 137 kilogram untuk versi India, sedangkan versi Indonesia memiliki bobot 295 pon atau sekitar 134 kilogram. Bobot model Amerika Serikat diperkirakan berada di kisaran tersebut.

Untuk bagian sasis, XSR155 menggunakan rangka Deltabox, garpu depan upside-down berdiameter 37 milimeter, serta monoshock belakang dengan sistem linkage.

Sistem pengereman menggunakan kaliper ByBre dan rem anti-lock braking system (ABS) dua kanal. Fitur lainnya mencakup kontrol traksi, kopling Assist & Slipper, serta panel instrumen LCD berbentuk bulat.

Kehadiran XSR155 mengikuti tren produsen sepeda motor Jepang yang mulai membawa model berkapasitas di bawah 200 cc dengan ukuran bodi penuh ke pasar Amerika Serikat.

Honda lebih dulu menghadirkan XR150L pada 2023. Kawasaki kemudian membawa W175 LTD, sementara Yamaha juga memasukkan WR125R ke pasar AS.

Yamaha sebelumnya juga memastikan XSR900 GP masuk ke pasar Amerika Serikat. Dengan demikian, XSR155 akan menjadi model berkapasitas lebih kecil yang menambah pilihan dalam jajaran Sport Heritage Yamaha di pasar tersebut./Ib.

By Editor1