JAKARTA, AKURATNEWS.co – Dalam orasi penutup kampanye akbar AMIN yang dikemas dalam Kumpul Akbar Ber1 Berani Berubah atau Kumpul Bareng AMIN di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (10/2), capres nomor urut satu, Anies Baswedan berterima kasih kepada para relawannya yang berjalan kaki hingga bersepeda ke JIS karena telah melalui hambatan dan tantangan.
“Terima kasih semuanya, terima kasih yang sudah berjalan kaki, yang telah naik sepeda, yang telah naik motor, yang telah melewati semua hambatan dan rintangan, terima kasih yang memilih berjuang,” kata Anies di hadapan puluhan ribu pendukung AMIN yang datang.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun melanjutkan orasi penutupnya dengan mengatakan bahwa keringat para relawan dan simpatisannya yang hadir di JIS itu merupakan keringat yang jernih seperti kristal, karena timbul dari hati yang tulus. Anies pun menyampaikan hal itu dengan berapi-api.
Setelah menyampaikan pidato penutup, Anies pun menyapa para relawannya kemudian memeluk cawapresnya, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang tampak menangis terharu. Momen itu pun diiringi selebrasi dengan letusan dan semburan potongan kertas atau paper confetti.
Cak Imin pun menceritakan sebuah momen hangat yang mengena di hatinya saat akan menuju JIS. Di tengah perjalanannya, ia melihat sebuah keluarga duduk bersama hendak makan di seberang jalan dari posisinya.
Cak Imin mengamati keluarga tersebut makan dengan menu khas rekreasi yakni nasi, mi goreng juga telur rebus.
“Bawa makanan sendiri, nasi dari rumah khas rekreasi, tahu itu? Pakai mi goreng orang, kampung pasti tahu itu,” kata Cak Imin mengingat hangatnya suasana pagi hari tadi.
Ketika keluarga tersebut nelihat mobil Cak Imin melintas, mereka, kata Cak Imin, langsung bergegas meninggalkan makanannya dan menghampiri dirinya.
“Nasinya ditinggal mas, sekadar salaman. Itu sangat mengharukan betul-betul sampai ke hati,” kata Cak Imin dengan matanya yang mulai berkaca-kaca.
Ia pun mengaskan bahwa kepedulian masyarakat memberikan dukungan kepada AMIN ini semakin menguatkannya menghadapi kontestasi Pilpres 2024.
“Maka itu kami merasa punya utang kepada mereka-mereka yang berjuang untuk perubahan. Dan Insha Allah kita menang dan diberi mandat, kita buktikan,” katanya.
Satu lagi kata Cak Imin momentum yang mengena sekali dihatinya. Ia mengatakan dititipi untuk menjaga Indonesia.
“Saya nangis mas, dipimpin Pak Anies, saya titip Indonesia, saya titip indonesia. Puitis banget itu,” kata Cak Imin menirukan perkataan pendukungnya di hadapan Anies.
Usai penutupan orasi, Anies dan Cak Imin pun meminta kepada operator acara untuk menyetel lagu yang dia sebut sebagai lagu perjuangan. Lagu perjuangan yang dimaksud adalah lagu ‘Maju Tak Gentar’.
Anies dan Cak Imin pun kemudian menghampiri para pendukungnya dan bersedia berfoto bersama. Kemudian pasangan itu pun mendapatkan buket bunga dari sejumlah pendukungnya di sekitar panggung. (NVR)
