JAKARTA, AKURATNEWS.co – Kisah mistis Pulung Gantung, urban legend yang terkenal di Gunungkidul, Yogyakarta kini coba diadaptasi menjadi sebuah film layar lebar oleh Makara Production.

Dengan mengambil inspirasi dari mitos yang dipercaya sebagian masyarakat sebagai penyebab tingginya kasus bunuh diri di Gunung Kidul, film ini mencoba memberikan sudut pandang baru yang penuh harapan.

Menurut data yang dikutip dari sejumlah sumber, pada 2021 tercatat 38 kasus bunuh diri di Gunungkidul, dimana 37 kasus di antaranya dilakukan dengan cara gantung diri.

Mitos Pulung Gantung seringkali dikaitkan sebagai penyebabnya, di mana makhluk berbentuk bola api diyakini mampu memengaruhi orang yang tengah depresi untuk mengakhiri hidupnya.

Dalam jumpa pers pada Selasa (17/12), produser film ini, Shanker RS menyampaikan bahwa film ‘Pulung Gantung’ mencoba membalikkan narasi kelam yang selama ini melekat pada mitos tersebut.

“Kami ingin menyampaikan bahwa ada jalan keluar dalam setiap masalah. Film ini tidak hanya tentang mitos, tetapi juga menggambarkan kekuatan manusia untuk melawan ketakutan dan menemukan harapan,” ujar Shanker.

Senada dengan itu, Executive Producer  Rama Tribudiman menambahkan bahwa cerita dalam film ini tidak sepenuhnya mengikuti mitos masyarakat.

“Penonton akan mendapatkan nilai positif saat keluar dari bioskop,” jelasnya.

Film ini mengisahkan Ryan (Andrew Barrett) bersama kekasihnya Alana (Nadia Bulan Sofya), serta dua sahabat mereka, Ben (Michael Russell) dan Elsa (Annisa Aurelia Kaila), yang datang ke Desa Rawapendem untuk melayat ayah Ryan, Prasetyo.

Namun, desa tersebut ternyata berada di bawah kutukan Pulung Gantung, makhluk mistis yang mengincar orang-orang dengan kondisi mental lemah.

Ketegangan memuncak ketika Alana dirasuki oleh Pulung Gantung, memaksa Ryan dan teman-temannya mencari cara untuk menyelamatkannya.

Dengan bantuan roh leluhur Marlina melalui jin khodam Nyi Darsih, mereka diberi petunjuk untuk menggunakan cincin sakti Ki Sangkut. Konflik semakin pelik karena Prasetyo juga mengincar cincin tersebut demi ambisi pribadi.

Film ini dibintangi sejumlah aktor seperti Egi Fedly, Indra Pacique, dan Adelia Rasya. Egi Fedly mengungkapkan bahwa film ini memberikan perspektif baru tentang mitos Pulung Gantung.

“Kita nggak boleh pasrah pada mitos. Ini yang membuat saya tertarik terlibat dalam proyek ini,” ujarnya.

Sementara itu, Nadia Bulan Sofya mengaku terpesona dengan lokasi syuting di Gunungkidul.

“Selain seru, pemandangan alam Gunungkidul luar biasa. Film ini juga menampilkan keindahan alam yang memanjakan mata,” katanya.

‘Pulung Gantung’ dijadwalkan rilis pada 2025. Dengan cerita yang menggabungkan unsur horor, drama, dan pesan moral, film ini diharapkan mampu memberikan pengalaman baru bagi penonton sekaligus mengangkat isu penting tentang kesehatan mental. (NVR)

By Editor1