SEMARANG. AKURATNEWS.co – Ramai  pemberitaan yang sangat tidak berimbang atas tuduhan dan tengarai banyak bullying peserta didik Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang.

Namun akun @dr.ajengputih atau Ajeng Putih Sekarningrum yang berprofesi sebagai dokter umum di laman Instagram (IG),  justru  menceritakan sebaliknya, ia mengaku suaminya yang mengambil Program Studi Spesialis Bedah Saraf Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro tidak mengalami perundingan. Tidak seperti yang banyak diceritakan di banyak media arus utama dan media sosial.

Padahal suaminya yang mengambil spesialis Neurosurgeon, atau yang juga dikenal dengan sebutan bedah saraf, atau prosedur medis yang bertujuan untuk mendiagnosis atau mengobati penyakit yang melibatkan sistem saraf, malah menemukan suasana kekeluargaan dari dokter seniornya.

Dengan demikian, tudingan atas terjadinya sejumlah perundingan kepada semua residen atau peserta didik program dokter spesialis, tidak seutuhnya benar. Malah sebaliknya, pemilik akun @dr.ajengputih mengucapkan banyak terima kasih kepada senior Dokter spesialis Saraf di FK Undip Semarang.

Berikut Kutipan lengkap kesaksian akun
@dr.ajengputih di laman IG-nya;

//Walau sudah 18 bulan yg lalu suami telah menyelesaikan program pendidikan spesialis bedah saraf di Semarang, namun masih sangat jelas teringat bagaimana rasa kekeluargaan dan saling mendukung disana.

Tidak ada senior junior seperti yg diberitakan diluar, jika ada yg tidak tepat, maka segera diluruskan dan kembali belajar bersama.

Guru guru yg sangat baik, bahkan sudah seperti orang tua bagi kami.

Bekal dari beliau yg sudah mendidik suami selama 5,5th menjadikan suami sy tangguh dalam kembali k kota kami utk menjadi neurosurgeon yg tangguh. Setelah lulus pun, komunikasi dg para guru2 kami dsana tidak terputus. Beliau menyempatkan waktu ditengah kesibukan bliau utk menanyakan kabar suami bgm kondisi diProbolinggo

MasyaAllah, bersyukur dipertemukan dg para guru terbaik

Bersyukur dipertemukan dg teman-teman yg sdg menempuh pendidikan utk jenjang yg lebih tinggi lagi disana yg hubungannya sudah sperti adek dan kakak. Semarang penuh cerita, dan banyak sekali memory baik disana, yg tidak akan pernah kami lupakan& Sehat2 selalu para guru guru kami @ (emoticon malaikat)

Dan diberikan semangat yg luar biasa utk para residen yg sdg berjuang& @neurosurgery.rsdk_undip selalu dihati./Ib.

By Editor1