JAKARTA, AKURATNEWS.co – Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’ resmi terpilih sebagai wakil Indonesia di ajang bergengsi Academy Awards atau Piala Oscar 2026 untuk kategori Best International Feature Film pada 98th Academy Awards.
Pengumuman tersebut disampaikan langsung rumah produksi Cerita Films pada Selasa (9/9) melalui akun Instagram resminya.
“Film Sore: Istri dari Masa Depan terpilih menjadi perwakilan Film Indonesia untuk kategori Best International Feature Film Oscar 2026. Kami terharu dan bersyukur. Terima kasih Komite Seleksi Oscar Indonesia yang sudah mempercayakan film ini,” tulis Cerita Films.
Mereka juga meminta doa dan dukungan publik agar perjalanan film ini ke panggung Oscar bisa berjalan lancar.
Penunjukan film garapan yang dibintangi Sheila Dara Aisha dan Dion Wiyoko ini dilakukan oleh Komite Seleksi Oscar Indonesia yang dibentuk PPFI (Persatuan Perusahaan Film Indonesia) dan telah divalidasi langsung pihak Academy Awards.
Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’ ini bercerita tentang Jonathan (Dion Wiyoko), seorang pria yang tinggal di Kroasia, yang tiba-tiba kedatangan Sore (Sheila Dara Aisha), istrinya dari masa depan.
Sore datang dengan satu misi: mengubah takdir Jonathan agar bisa berumur panjang. Namun, pertemuan lintas waktu ini justru memicu konflik emosional yang rumit, karena masa lalu, masa kini, dan masa depan Jonathan mulai saling bertabrakan.
Cerita dengan sentuhan fiksi ilmiah ini dipuji karena berhasil dikemas dengan nuansa drama romantis yang menyentuh hati, tanpa kehilangan nilai humanis yang kuat.
Indonesia sendiri sudah mulai mengirimkan film ke ajang Oscar sejak 1987. Namun, hingga kini dari 27 kali keikutsertaan, belum sekalipun berhasil menembus daftar nominasi.
Dalam lima tahun terakhir, film-film yang pernah mewakili Indonesia antara lain:
- Perempuan Tanah Jahanam (2020, Joko Anwar)
- Yuni (2021, Kamila Andini)
- Ngeri-Ngeri Sedap (2022, Bene Dion Rajagukguk)
- Autobiography (2023, Makbul Mubarak)
- Women from Rote Island (2024)
Dengan capaian tersebut, banyak pihak berharap film ini bisa membawa angin segar dan membuka jalan sejarah baru bagi perfilman tanah air.
Bicara soal peluang, film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’ banyak dipandang punya daya tarik unik yang bisa mencuri perhatian juri Oscar.
Film ini mengusung tema time-travel romantis dengan sentuhan drama emosional, sebuah formula yang jarang muncul dari perfilman Asia Tenggara. Latar lokasi yang sebagian mengambil setting di Kroasia juga dinilai bisa memberi warna internasional yang lebih kuat.
Namun, tantangan tetap besar. Kategori Best International Feature Film dikenal sangat kompetitif, dengan puluhan negara mengirimkan film terbaiknya setiap tahun. Korea Selatan, Jepang, dan Eropa Timur kerap menjadi pesaing terkuat.
Oleh karenanya, agar bisa menembus nominasi setidaaknya perlu dua hal penting. Pertama, strategi promosi internasional harus dilakukan. Dan kedua, marketing internasional. Pasalnya, film bagus saja tidak cukup, distribusi ke festival besar dan kampanye untuk voters Oscar juga sangat menentukan.
Pentingnya promosi dan marketing internasional juga diamini netizen, seperti tergambar dari komentar sejumlah netizen berikut,
“Bangga sih, tapi jujur, Oscar itu butuh lobi dan promosi besar. Jangan sampai cuma jadi formalitas,” cuit @kritikusindie.
“Film kita sering keren, tapi kalah di marketing. Semoga Sore bisa beda,” tulis @filmgeek. (NVR)
