JAKARTA, AKURATNEWS.co – Jelang akhir tahun, PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) atau yang lebih dikenal KJN Express, emiten di bidang jasa kurir, pengangkutan dan pergudangan/penyimpanan memaparkan strategi bisnis jangka panjangnya.
Dijelaskan Direktur Utama PT KJEN, Sunarto yang didampingi GM Finance PT KJEN, Sofyan Halim, PT KJEN memilih melakukan investasi secara bijaksana dan strategis untuk mencapai pertumbuhan yang stabil di 2024 mendatang.
“Investasi akan tetap di ekosistem KJEN yaitu logistik, distribusi FMCG, supply chain management dan jasa fulfilment. Kami yakin pertumbuhan yang stabil tahun depan,” ujarnya dalam Public expose KJEN, di Jakarta, Jumat (22/12).
Menurut Sunarto, di 2024, KJEN juga akan melakukan investasi minoritas di perusahaan start-up di bidang distribusi FMCG yang meliput layanan jasa fulfillment dan pengiriman, dengan tentunya memposisikan KJEN di supply chain management (rantai pasok).
Dimana investasi KJEN di sektor ini didasarkan pada pertumbuhan yang diharapkan dan permintaan konsumen yang terus meningkat, terutama setelah Pemilu 2024 mendatang.
“Selain itu, KJEN juga berinvestasi dengan skala minoritas di bidang trading dan pengangkutan batubara karena KJEN masih melihat potensi yang masih berkembang yang dan sejalan dengan kebijakan program pemerintah terkait dengan peningkatan hilirisasi smelter nikel untuk percepatan jumlah mobil listrik (EV) di Indonesia,” ujarnya.
Sunarto mengatakan, KJEN tetap berkomitmen untuk memberikan benefits ke para stakeholders KJEN dengan melakukan investasi yang strategis, dan merespon dinamika pasar yang fleksibel seiring dengan akan adanya IKN di wilayah Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
“Kami direksi berharap dengan semangat dan dukungan karyawan serta kepercayaan pemegang saham, kinerja Perseroan dapat jauh lebih baik di masa yang akan datang,”ujar Sunarto.
PT Krida Jaringan Nusantara Tbk yang berkedudukan di Jakarta dan didirikan pada 1998. KJN mencatatkan diri di Bursa Saham Jakarta pada Juli 2019.
Berdasarkan laporan kinerja keuangan KJEN, tercemin hingga saat ini masih menunjukkan keuntungan yang menjanjikan dan didukung oleh rasio keuangan yang sehat.
Di quartal III 2023, KJEN membukukan pendapatan bersih di angka Rp5.512.133.635 dengan laba bersih Rp158.895.798. Jumlah Aset Lancar adalah Rp8.066.570.004 dan jumlah Aset Tidak Lancar sebesar Rp59.391.059.194.
Sementara itu untuk Liabilitas Jangka Pendek sebesar Rp2.527.103.925, Liabilitas Jangka Panjang sebesar Rp2.518.833.074 dan Ekuitas senilai Rp62.411.692.199. Dengan demikian KJEN mempunyai Quick Ratio sebesar 318,99%, Working Capital Ratio sebesar 319,20% dan Debt-to Assets Ratio sebesar 0,07 yang mencerminkan fondasi keuangan yang kuat serta sekaligus mencerminkan kemampuan KJEN mengatasi tantangan jangka pendek sambil tetap mempertahankan posisi keuangan yang stabil. (NVR)
