JAKARTA, AKURATNEWS.co – Tak lama lagi, film ‘Dalam Sujudku’ garapan sutradara Rico Michael dan diproduksi Project69, siap meramaikan layar lebar dengan kisah rumah tangga yang penuh ujian.
Terinspirasi dari kisah nyata, film ini menghadirkan drama emosional tentang retaknya komunikasi, kesetiaan yang diguncang jarak, hingga pergulatan mempertahankan keluarga yang nyaris runtuh.
Mengusung tema besar cinta dan komitmen, ‘Dalam Sujudku’ mengikuti perjalanan pasangan suami-istri yang hubungannya mendadak goyah sehingga memaksa mereka hidup dalam long distance marriage (LDM).
Konflik demi konflik yang muncul dalam keseharian pasangan itu dihidupkan oleh Marcell Darwin dan Vinessa Inez, didukung jajaran pemain lain seperti Naura Hakim, Riyuka Bunga, Dominique Sandra, Chika Waode, Momo Moriska, hingga Dennis Adhiswara.
Vinessa Inez yang memerankan tokoh Aisyah mengaku sempat kewalahan mendalami karakter tersebut.
“Awalnya aku pikir bakal jadi Rina. Tapi Aisyah tuh berat banget. Dia muslimah yang pure heart, nggak pernah negative thinking. Untuk menghidupkan karakter se-tulus itu, aku butuh waktu,” ujar Vinessa di Jakarta, baru-baru ini.
Ia menilai Aisyah adalah representasi banyak perempuan yang kerap dianggap lemah padahal justru memiliki keteguhan hati luar biasa.
“Belajar dari Aisyah, apa yang dititipkan itu harus dijaga sampai akhir,” tambahnya.
Berbanding terbalik dengan karakter Aisyah yang serius dan penuh pergulatan, Chika Waode tampil sebagai sahabat yang membawa energi positif di tengah konflik rumah tangga sang tokoh utama.
“Peranku itu mood booster. Ketika Aisyah lagi berjauhan sama suaminya dan hidupnya penuh konflik, aku hadir untuk mencairkan suasana,” jelas Chika.
Menurutnya, karakter sahabat seperti itu sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Dalam hidup kita kan selalu ada teman yang lebih ‘melek’ dari kita. Saat Aisyah mikir ‘dia sibuk kerja’, sebagai teman kita bisa lihat kalau ada yang nggak beres,” ungkap Chika.
Dalam Sujudku mengambil lokasi syuting yang tersebar di Garut, Cimahi, dan Jakarta. Produksinya juga melibatkan kolaborasi antara kreator Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
Meski menampilkan elemen religi seperti dalam posternya, Rico Michael menegaskan bahwa film ini bukan film religi murni.
Filmnya lebih berfokus pada cara mempertahankan keluarga, tentang bagaimana dinamika kehidupan dapat meretakkan hubungan yang tadinya terlihat harmonis.
Salah satu kekuatan film ini adalah soundtrack berjudul “Titipan Ilahi”, ciptaan Yusoff Al Aswad dan Amin Majid, dengan video musik yang juga disutradarai Rico Michael.
Lagu ini dibawakan oleh penyanyi muda Evelyn Wijaya, pemenang Dalam Sujudku Voice Hunt 2025, ajang pencarian bakat yang juga melibatkan penyanyi Ifan Seventeen sebagai juri.
Evelyn mengungkapkan pengalaman pertamanya membawakan lagu soundtrack.
“Ini lagu debut aku sekaligus soundtrack film pertamaku. Liriknya dalam, penuh pesan tentang harapan dan keputusan,” ucap Evelyn.
Proses rekaman dan pembuatan MV dilakukan dalam tempo cepat.
“Recording dan MV cuma sekitar empat hari. Semuanya dikebut, tapi feel-nya justru makin dapat,” tambahnya.
Voice Hunt sendiri menyaring tiga finalis yang harus menyanyikan lagu yang sama. Evelyn terpilih karena mampu menangkap esensi pesan lagu tentang menjaga amanah dari Tuhan—tema yang sejalan dengan konflik utama film.
Bagian liriknya yang menyentuh berbunyi:
“Jika diuji kesetiaan
Namun kau titipan Tuhan
Yang dulu pernah kupinta dalam sujudku..
Tak akan kuabaikan…” (NVR)
