Welcome PokeWayang, Kolaborasi Pokemon dengan Wayang Indonesia
JAKARTA, AKURATNEWS.co – Kabar gembira buat pecinta Pokemon di Indonesia! The Pokémon Company (TPC) resmi mengumumkan sederet proyek besar di Indonesia dari 2026-2027.
Presiden Direktur TPC, Tsunekazu Ishihara dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (14/9) memperkenalkan visi baru yang membawa Pokémon lebih dekat dengan budaya Indonesia yang kaya dan gaya hidup generasi muda.
Proyek terbaru Pokemon di Indonesia ini mencakup empat bidang sekaligus yakni budaya tradisional, olahraga, game, dan perayaan 30 tahun Pokémon.
Yang paling mencuri perhatian. TPC resmi berkolaborasi dengan wayang, warisan budaya kebanggaan Indonesia.
Lewat proyek bernama PokéWayang, karakter Pokémon akan tampil di atas panggung wayang untuk menyampaikan pesan positif kepada anak-anak.
Menteri Kebudayaan, Fadli Zon yang hadir langsung di launching mengatakan kolaborasi ini adalah simbiosis mutualisme.
“Saya bersama Ibu Wakil Menteri Ekonomi Kreatif hadir bersama dalam launching PokéWayang. Ini kolaborasi antara IP yang sangat besar, yaitu Pokémon, termasuk Pikachu, dengan wayang. Kita tahu wayang adalah warisan budaya Indonesia yang sudah terinskripsi di UNESCO. Melalui kolaborasi ini, kita berharap wayang semakin dikenal di dunia. Ini simbiosis mutualisme, kita memperkenalkan budaya Indonesia, sementara Pokémon sudah dikenal luas di dunia internasional,” ujar Fadli Zon.
Tak cuma budaya, Pokémon juga masuk ke dunia olahraga dengan menggandeng MilkLife untuk proyek olahraga anak.
Fokusnya adalah membuka akses olahraga seluas-luasnya untuk anak-anak, terutama lewat sepakbola putri dan bulutangkis.
Buat kamu yang main game dan koleksi kartu, ini catat. Pokémon Trading Card Game Pocket akhirnya akan dapat dukungan Bahasa Indonesia.
Akan ada event lari akbar Pokémon RUN 30 untuk merayakan 30 tahun Pokémon.
Event keliling Pikachu’s Indonesia Journey akan hadir di berbagai kota. Pikachu’s Indonesia Journey akan digelar barengan dengan Nintendo Switch and Nintendo Switch 2 Experience Jakarta
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar menambahkan, ini bukan pertama kalinya Indonesia kolaborasi dengan Pokémon, tapi kali ini dampaknya jauh lebih besar.
“Bisa dibayangkan kalau karakter Pokémon yang tampil di depan panggung menggunakan batik. Itu tentu luar biasa. Anak-anak juga bisa merasakan bahwa budaya kita memiliki relevansi dengan kehidupan mereka,” kata Irene.
“Bagi saya, ini menunjukkan kekompakan antar kementerian. Kita tidak hanya bicara kolaborasi, tapi benar-benar melakukannya. Kalau kita ingin bawa Indonesia ke tingkat dunia, kekompakan seperti ini sangat penting,” lanjutnya.
Menurutnya, PokéWayang punya dampak ekonomi nyata di tiga sektor yakni, kriya dimana semakin banyak orang mengapresiasi dan membeli produk wayang.
Lalu, pariwisata, yang membuat orang asing penasaran belajar wayang langsung di Indonesia.
“Tadi CEO Pokémon langsung tanya, kalau mau belajar wayang di Indonesia harus ke mana,” ungkap Irene.
Terakhir, musik dan industri kreatif, dimana kolaborasi lintas medium yang menghubungkan masyarakat dunia.
Bahkan, PokéWayang rencananya akan tampil di World Conference on Creative Economy pada 22 Oktober mendatang, dan mendorong karya budaya Indonesia bisa tampil di Tokyo.
“Harapannya, kolaborasi seperti ini dapat menjadi pintu bagi wayang dan kekayaan budaya Indonesia untuk semakin dikenal dunia, sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi para pelaku budaya dan ekonomi kreatif,” ujar Irene.
Dengan proyek ini, TPC berharap anak-anak hingga orang dewasa di Indonesia bisa merasakan keseruan Pokémon dengan cara yang lebih dekat, lebih lokal, dan lebih bermakna. (NVR)
